JELAMBAR AQUATIC LIFE
       
  MEMAHAMI PENAMAAN IKAN HIAS AIR TAWAR
 
 

“Pak ikan apa tuh” tanya pembeli ikan di suatu tempat penjualan ikan hias. ”Oo.. itu ikan Anu” kata si penjual. Terkadang kita mengalami pelafalan nama ikan yang tidak jelas atau bahkan asal sebut. Tentunya hal ini akan menyulitkan kita nantinya apabila ingin mengetahui dan memahami lebih lanjut dari jenis ikan yang kita beli, walaupun bagi sebagian pembeli nama jenis ikan yang dibelinya tidak begitu penting.

Terlepas dari hal-hal tersebut di atas, bagi penggemar ikan hias ada baiknya memahami penamaan ikan dengan benar. Hal ini dikarenakan dengan mengetahui nama jenis ikan dengan benar maka kita dapat mempelajari lebih lanjut (riset) mengenai ikan tersebut, seperti daerah asal, habitat, kimia air, makanan, sifat, kebiasaan dan lainnya, sehingga dengan informasi yang telah diperoleh, kita dapat memelihara ikan dengan lebih baik dan tahan lama, atau bahkan kita dapat mengembangbiakannya.

Nama ikan yang kita dengar dari penjual ikan hias biasanya adalah nama umum (common name) dari jenis ikan tersebut. Nama umum biasanya merupakan pengungkapan/penyebutan kata yang berasal dari bentuk fisik, warna, ataupun kebiasaan jenis ikan tersebut, dan terkadang akan ditemukan ikan dengan nama umum yang sama dengan nama sains nya. Contoh, ikan Chilodus punctatus yang selalu berenang dengan kepala dibawah dan berenang hampir tegak vertikal dengan pola corak tubuh berbintik-bintik memiliki nama umum Spotted headstander.
 
           
 
Spotted Headstander (Chilodus punctatus)
© honflygabor.uw.hu
 
           
 
 
           
 

Selain nama umum (common name) ikan juga memiliki nama sains (scientific name) yang biasanya dalam bahasa latin. Penggunaan nama sains digunakan pada saat kita akan melakukan riset lebih mendalam lagi mengenai jenis ikan tersebut. Biasanya nama sains merupakan gabungan dari dua kata yang menunjukan genus dan spesies ikan, seperti Chilodus punctatus yang berarti ikan ini termasuk genus chilodus dengan (pembeda) spesies punctatus.

Nama umum (common name) akan lebih mudah diingat dan diucapkan dibandingkan dengan nama sains (scientific name), contoh nama sains untuk ikan platy adalah Xiphophorus maculatus.
 
           
 
Platy (Xiphophorus maculatus)
© zooservis
 
           
 

Bagaimana dengan kata-kata yang sering kita baca dan dengar seperti characins, cyprinids, loricariids, dan lainnya? Kata-kata ini merupakan pengklasifikasian yang lebih tinggi dari genus, yang umumnya disebut keluarga (family). Pengklasifkasian dunia hewan dimulai dengan kelompok yang disebut phyla (phylum), dimana ikan termasuk dalam phylum chordata. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada grafik berikut :

Phyla --> Class --> Order --> Family --> Genus --> Species --> Variety

Ikan yang termasuk dalam satu keluarga (family) memiliki kemiripan umum, dimana ikan ini akan memiliki kemiripan lebih lagi dalam satu genus. Contoh gurami hias yang termasuk keluarga (family) anabantidae dengan salah satu genus trichogaster memiliki beragam spesies seperti trichopterus (gurami opaline/biru), microlepis (gurami moonlight), leeri (gurami pearl/mutiara), dan lainnya.

 
           
 
 
           
 
Opaline / Cosby gourami (Trichogaster trichopterus)
© aquaparadis
 
           
 
Moonlight gourami (Trichogaster microlepis)
© elacuarista
 
           
 
Pearl gourami (Trichogaster leeri)
© garfishindo
 
           
 

Untuk memudahkan kita memahami penamaan ikan, kita cukup mengenalnya sampai dengan pengklasifikasian keluarga (family) saja.

 
           
     
Fendy Surya Lukito
 
           
 
 
           
  Topik terkait : Artikel Gurami Hias        
           
© Jelambar Aquatic Life