JELAMBAR AQUATIC LIFE
 
       
           
  MENCERMATI PERTUMBUHAN KEONG DALAM AKUARIUM
 
 
Jika kita perhatikan pada suatu akuarium, terlebih yang bertemakan aquascape, terkadang akan terlihat keong-keong berlalu-lalang baik didaun, dikaca, maupun disubstrat dasar, serasa keong ini tumbuh dan berkembang biak dengan sendirinya. Selewat waktu hal ini tidak terlihat mengganggu, tetapi dalam hitungan minggu jumlah keong ini akan berlipat ganda dan semakin banyak. Hal ini tentunya akan mengganggu keseimbangan habitat dalam akuarium maupun keindahan dari akuarium itu sendiri, sehingga timbul beberapa pertanyaan berikut :

Pada awalnya, pada saat men-setting akuarium pertama kali, keong-keong ini tidak ada sama sekali, bagaimana keong ini bisa ada ? dan bagaimana mengatasi hal ini?
 
           
  Keong ini bisa ada karena beberapa hal berikut :  
 
1. Biasanya penyumbang terbesar kehadiran keong ini adalah dari tanaman air yang kita beli. Keong-keong ini melekat      pada tanaman-tanaman air tersebut baik dalam bentuk keong-keong muda yang sekilas tidak terlihat maupun dalam      bentuk lembaran lendir bening yang berisi kumpulan telur-telur keong.

2. Kehadiran keong-keong ini bisa juga terbawa pada saat membeli ikan dari penjual ikan hias, dimana pada saat      menjaring ikan yang akan dibeli, terjaring pula telur-telur dari keong tersebut, atau bahkan dalam bentuk keong muda      (kecil).

3. Terbawa oleh air sumber yang digunakan untuk mengisi akuarium.
 
           
  Bagaimana jumlahnya dapat meningkat pesat ?    
 
Pertama hanya satu keong yang ada, dan dalam hitungan minggu akan berlipat ganda jumlahnya, hal ini dikarenakan keong-keong ini dapat dengan mudah berkembang biak pada berbagai kondisi akuarium. Walaupun hanya satu, keong ini dapat bertelur dan mem-fertilisasi telur mereka sendiri, dan dalam beberapa minggu telur-telur ini akan menjadi keong-keong muda, yang mana masing-masing keong muda ini akan bertelur dan mem-fertilisasi sendiri kemudian, dengan cara inilah jumlah mereka akan bertambah banyak.

Pada siang hari keong-keong ini terlihat dalam jumlah kecil, atau bahkan sama sekali tidak terlihat, hal ini dikarenakan keong-keong ini aktif mencari makan pada malam hari (gelap). Pada siang hari mereka bersembunyi dibawah substrat (pasir - media tanam) dan pada malam hari (gelap) terjadilah serangan keong-keong ini pada akuarium.
 
           
  Bagaimana cara mengatasinya ?    
 
Keong dapat dengan mudah berkembang biak, dan mereka juga ahli dalam bersembunyi pada substrat (pasir - media tanam), hal ini sangat menyulitkan kita untuk membasminya. Tetapi kita tidak harus menghilangkan mereka semua, karena dalam jumlah yang tidak banyak (terkontrol) keong-keong ini berguna bagi keseimbangan ekosistem akuarium. Keong-keong ini akan memakan lumut dan juga sisa-sisa makanan dari makanan yang tidak habis termakan oleh ikan, yang tentunya akan mengurangi proses pembusukan dari sisa makanan tersebut, yang mana akan menghasilkan amonia (nitrat) yang berbahaya bagi kehidupan ikan. Untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan menghilangkan keong-keong tersebut secara keseluruhan atau dilakukan tindakan pengontrolan jumlah keong-keong tersebut saja.
 
           
  Menghilangkan keong secara keseluruhan    
 
Untuk menghilangkan keong secara keseluruhan hanya memungkinkan pada akuarium yang berukuran kecil dan tidak / belum tertata aquascape. Hal ini dapat dilakukan dengan mengosongkan penghuninya terlebih dahulu (ikan), kemudian keluarkan tanaman air yang ada dan rendam dengan obat anti keong secara terpisah (karena biasanya obat ini berbahaya bagi ikan terutama dari jenis catfish), buang substrat (pasir - media tanam) yang lama, biarkan air tetap dalam akuarium, kemudian masukan cairan / obat anti keong untuk mensterilkan / membunuh keong / telur-telur keong yang tersembunyi / yang tidak telihat dengan mata sesuai dosis dan petunjuk pemakaian dari obat tersebut. Setelah itu keringkan dan jemur (dibawah terik matahari) selama beberapa hari. Akuarium siap digunakan kembali, dan pakai substrat (pasir - media tanam ) yang baru.
 
           
  Mengontrol pertumbuhan jumlah keong-keong yang ada  
 
Tindakan yang dapat dilakukan kemudian adalah dengan mengontrol dan menjaga pertumbuhan dari keong-keong ini. Hal ini dapat dilakukan dengan :

1. Menyediakan makanan yang akan dimakan oleh keong tersebut pada suatu media, seperti daun selada / pelet       tenggelam pada sebuah piring pada saat malam hari (keadaan gelap). Keesokan paginya keong-keong ini akan terlihat       mengunjungi media tersebut untuk mencari makan. Angkatlah media yang sudah dipenuhi oleh keong-keong tersebut       dan singkirkan.

2. Menggunakan dan atau memelihara fauna predator (pemakan) keong seperti ikan Buntal (Carinotetraodon), ikan Botia,      ikan Ramirezi, keong pembunuh (Assassin Snails). Jenis fauna yang digunakan lebih baik disesuaikan dengan jenis      keong yang hadir pada akuarium agar lebih efektif, seperti ikan buntal (Carinotetraodon) cenderung memakan jenis      keong yang berada pada (dahan-dahan) tanaman air, dan ikan botia cenderung memakan jenis keong yang berada pada      dasar akuarium / dalam substrat (pasir).

3. Mengurangi jatah makan ikan yang berarti mengurangi jatah makan keong juga (dari sisa makanan yang tidak termakan      oleh ikan).
 
           
  Upaya pencegahan munculnya / bertambahnya keong  
 
Untuk upaya pencegahan munculnya / bertambahnya keong dapat dilakukan hal-hal sebagai berikut :

1. Pada saat membeli ikan dari penjual ikan hias pastikan tidak termasuk keong-keong (muda) maupun sekumpulan telur      keong, dimana telur keong ini masih dapat dilihat dengan mata telanjang walaupun berukuran kecil dan transparan.

2. Pada saat membeli tanaman hias air, sebelum di tanam dalam akuarium, sebaiknya dikarantina terlebih dahulu      dengan merendamnya pada air yang sudah diberi obat anti keong, penggunaan disesuaikan dengan dosis dan waktu      yang dianjurkan oleh obat tersebut.
 
           
           
 
Fendy Surya Lukito
 
           
           
 
Tersedia di Toko Jelambar Aquatic Life
Ista Snail Remover

Ista Snail Remover efektif untuk mengatasi hama siput air, lintah, dan hidra pada tanaman air. Rendam tanaman air selama 30 menit untuk menghilangkan siput beserta telurnya (karantina tanaman).

Kemasan tersedia : Ista Snail Remover 120 ml
 
           
           
© Jelambar Aquatic Life