JELAMBAR AQUATIC LIFE
 
       
  PENYAKIT PADA IKAN HIAS
[ kembali ]  
  Disebabkan oleh Flagellata (flagellates) :  
 

1. Oodinium (velvet disease)
Jenis flagellata ini menyebabkan ikan menggaruk-garuk badannya sendiri dengan menggosokan badannya ke obyek yang ada seperti tanaman air, kayu atau batu pada tahapan awalnya. Infeksi pada air tawar biasanya disebabkan oleh Oodinium pillularis, dan Oodinium ocellatum pada air laut. Oodinium menyebabkan kulit ikan akan terlihat penuh dengan bintik berwarna putih kekuning-kuningan. Sehingga kadang disamakan dengan penyakit yang disebabkan oleh Ichthyophthirius (white spot). Oodinium ini dapat mencapai ukuran maksimum 0.3 mm, jadi akan terlihat jauh lebih kecil dari penyakit yang disebabkan oleh Ichthyophthirius (white spot). Oodinium mulai berkembang biasanya bermula dari sirip ikan dan kemudian menyerang seluruh bagian tubuh. Pada tahapan lebih lanjut ikan akan terlihat seperti memakai bedak atau bertaburan tepung, ini yang disebut velvet. Pada tahapan berikutnya, potongan sisik / kulit dari ikan akan copot, dan pada mata akan terlihat adanya selaput seperti kabut.  [ Baca Artikel : Penyakit Velvet pada Ikan Hias ]

 
     
 
2. Costia
Jenis flagellata ini mempunyai bentuk seperti kacang, yang dapat menyebabkan kekeruhan berwarna sedikit putih pada kulit ikan. Jenis flagellata ini hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Costia hanya akan berkembang dan bereproduksi dengan baik pada ikan yang terkena stress atau sedang lemah. Parasit ini hidup pada selaput lendir. Costia mempunyai umur yang pendek dan akan mati jika tidak ada inangnya. Pada serangan yang hebat, kulit ikan akan rusak, yang kemudian akan menyebabkan ikan mati.
 
     
 
3. Intestinal flagellates
Beberapa jenis flagellata hidup dalam perut ikan. Flagellata ini biasanya hidup sebagai penerima dan memelihara makanan hasil pra-pencernaan. Kebanyakan ikan tidak terganggu oleh kehadiran flagellata ini. Kebanyakan ikan jenis Cichlid akan mengalami gejala tertentu apabila flagellata ini berkembang banyak dan memenuhi isi perut mereka dengan keadaan ikan dalam kondisi lemah / melemah dengan disertai keadaan kekurangan makanan, kekurangan mineral, vitamin, atau dalam keadaan stress. Dalam hal ini biasanya ikan akan berubah warna menjadi lebih gelap, mudah terkejut, dan kehilangan nafsu makan. Flagellata ini akan bereproduksi sangat baik apabila ikan dalam keadaan kekurangan makanan yang cukup berserat (makanan berbahan kasar). Pada tahapan dimana perkembangan dari flagellata ini sangat banyak ikan akan mengalami penurunan berat dan pada sisi tepi sirip-siripnya akan membusuk / rusak.
 
     
     
 
 
 
 
           
© Jelambar Aquatic Life