JELAMBAR AQUATIC LIFE
 
       
  PENYAKIT PADA IKAN HIAS
[ kembali ]  
 
Disebabkan oleh Bakteri (bacterial) :
 
 
1. Vitiligo
Penyakit ini dapat dilihat dengan adanya bintik-bintik seperti noda yang berwarna putih atau abu-abu pada sirip dan kulit ikan. Selaput lendir akan akan terkena, dan area yang tidak bersisik akan terlihat jelas. Pada tahapan lanjut penyakit ini akan mengakibatkan kerusakan kulit pada ikan.
 
     
 

2. Fin Rot
Bakteri yang menyebabkan kerusakan pada sirip (membusuk) ini senantiasa ada pada setiap akuarium. Ikan yang sehat tidak akan terserang. Penyakit ini akan mulai timbul pada saat ikan dalam keadaan lemah ataupun stress, atau pada saat ada bagian yang terluka. Hindari kelebihan populasi ikan yang dapat mengakibatkan ikan stress. Fin Rot dapat terjadi dengan adanya penyakit lain seperti Columnaris, pertumbuhan jamur yang berlebihan, luka, parasit. Bakteri ini akan berkembang dan terbantu apabila akuarium tidak higienis / kotor. Sirip akan membusuk mulai dari ujung sirip sampai ke pangkal, upaya pengobatan harus segera dilakukan.

 
 
  © JBL
  © JBL
 
 
     
 
3. Bacterial Gill Rot
Penyakit ini dapat timbul ketika selaput lendir pada insang (filamen insang) terserang parasit. Bakteri masuk melalui air dan akan membusukan jaringan. Filamen insang yang telah mati akan berwarna putih keabu-abuan, dan dapat dilihat pada saat tutup insang dibuka.
 
     
 
 
     
 
4. Columnaris
Penyakit ini dapat dilihat dengan adanya bulu-bulu halus putih (filamen) seperti kapas pada moncong (mulut), sirip, tepian sisik. Area yang terkena akan menyebar secara cepat pada kulit ikan. Pada tahapan akhir sirip ikan kadang akan membusuk, ikan akan berenang mengayun dibawah permukaan air. Jika penyakit ini menyebar cepat, akan membahayakan semua ikan yang ada.
 
 
  © JBL
  © JBL
 
 
     
 
5. Bloody inflammations on the skin
Penyakit ini umumnya disebabkan oleh bakteri Aeromonas dan Pseudomonas, yang dapat menyebabkan ada area luka / berdarah yang tidak terlalu besar, peradangan pada anus dan pada pangkal sirip. Kadang menjadi semacam (borok berdarah) pada kulit dan otot.
 
     
 
6. Dropsy of aquarium fish
Ikan yang mengalami stress cukup lama akan membuat daya tahan nya menjadi turun dan mudah terserang bakteri. Pada tahapan awal penyakit ini, bakteri menginfeksi organ-organ perut (pencernaan) ikan yang mengakibatkan kotoran ikan akan tampak berlendir. Setelah itu ikan akan mengurangi makannya. Lama kelamaan ikan akan terganggu fungsi pencernaannya. Organ dalam ikan akan menyusut dan tidak dapat berfungsi dengan baik. Pada tahapan ini ikan akan sangat terganggu. Pada tahapan final, ginjal ikan akan tidak berfungsi atau air yang masuk tidak dapat dikeluarkan karena saluran urin terinfeksi. Kelebihan air akan menumpuk pada rongga tubuh ikan, menyebabkan tubuh ikan akan terlihat membengkak, sisik menegak, dan mata menonjol.
 
 
  © JBL
  © JBL
 
 
     
 
7. Erythrodermatitis
Erythrodermatitis pada ikan jenis karper disebabkan oleh bakteri dari genus Aeromonas. Penyakit ini terlihat dari mulai adanya noda merah pada kulit yang akan berubah menjadi borok / luka berdarah yang terbuka. Pada tahapan lanjut tepian luka / borok tersebut akan berwarna putih, dan biasanya terjadi pada punggung (bagian atas) dan bagian tubuh ekor.
 
           
     
 
 
 
 
           
© Jelambar Aquatic Life